Dalam Sub Forum www.varioclub.com ada topic yang menarik untuk diangkat, pertanyaan yang dikirimkan oleh Bro Ozie HVC#132, yaitu “Menurut luh Pade gimana dengan Sikap Warga PI tentang Jalur Busway yang melintas di Komp PI???”
Nahhh dari beberapa komentar yang masuk ada beberapa hal yang munkin merupakan masukan dan renungan buat pemda kita dalam mengatasi kemacetan di Jakarta :::
Busway
.BUSWAY… angkutan massal ini dicontoh dari Bogota (Columbia). Kalo di Columbia sono ada feeder bus-nya (bus penghubung ke halte2 busway), dan feeder bus itu FREE. tyuussss…. ada time-table nya juga. Halte, bus n kantor pusat smuanya terhubung (Real Time), maxudnya: kantor pusat tw dimana posisi bus nomer sekian posisinya brada dan juga cash yg masuk di halte. Jadi akhirnya Busway menjadi pilihan utama warga Colombia dalam memilih sarana angkutan menuju tempat mereka bekerja.
Alasan Kita Saat Ini belom memilih Busway
Ada beberapa alasan yang dikemukakan mengapa saat ini mereka tidak memilih busway
1. Benahi Kembali Fasilitas yang sudah ada, seperti Halte Busway yang Bersih nyaman dan fasilitas yang baik.
contoh blok M & Sarinah, Di Sarinah itu Buat apa di bikin Lift, kalau akhirnya tidak bisa di gunakan ![]()
2. Jadwal Jet Busway yang tidak menentu, kadang ada penumpukan sekali lewat tiga Jet Bus, selanjutnya akan menunggu lagi 30 menit bahkan pernah hampir sampai 1 Jam. sehingga penumpukan terjadi yang berakibat penumpang berdesak-desakan dan saling dorong (mang Kepala orang Indonesia da pada panas), Bahkan saya pernah menegur seorang ibu-ibu karena dia tidak sabar dan mendorong saya sehingga hampir terjatuh karena tersangkut jalan antara halte dan jet busway.
Bus way (transjakarta) ok aja dimanapun berada, dengan syarat lancar!!!
lah wong koridor yang tertua aja (blok m — kota) penumpang masih ngantri panjaaaang.
eh dah nambah koridor baru yang bikin masalah baru.
3. Jet Busway sendiri kondisinya sangat tidak nyaman, apalagi kadang penumpang kadang padat sekali dalam 1 jet busway.
Pemda VS warga PI
Nahh untuk Kontroversi antara Pemda DKI dengan warga PI sendiri ada beberapa masukan yang patut disimak:::
Dalam membuka kawasan komplek/perumahan/griya…depeloper akan dikenai yang namanya kompensasi yang salah satunya untuk Jalan (berkisar berapa % dari Luas area)…dan ini dinamai FASUM, fasum ini dikuasai oleh Negara…maksudnya kalau negara membutuhkan misalkan untuk jalur Busway, secara deyure….warga sudah dipastikan akan selalu dikalahkan……..aparat selalu berlindung dengan alasan kepentingan Umum (Negara)
Pesan Buat Pemerintah
Dari beberapa point tersebut, sebenernya saya pribadi saya setuju dengan proyek busway, tetapi untuk saat ini saya masih berfikir dua kali untuk naik busway karena trauma berdesakan dan menunggu lama dan ketidak nyamanan ini. dan hal ini yang membuat Investor (mungkin) berfikir ulang untuk berinvestasi, karena jadinya tidak menguntungkan karena banyak asset mereka yang banyak terbuang percuma, bahkan saya sempat berfikir mungkin ada baiknya proyek ini dipegang Swasta agar lebih baik lagi dengan kontrol tetap ditangan pemerintah.
PS: Buat Pengendara Motor di Indonesia, Sing Sabar dalam berkendara, jangan maen serobot, jangan pikirkan diri sendiri tetapi pikirkan kepentingan orang lain…..Safety Ride and Obey The Rules
Source : http://www.varioclub.com/forum/viewtopic.php?t=2029